Jumat, 05 Februari 2021

Bantu Saudaramu! Donasimu Beri Harapan Korban Gempa di Sulawesi Barat

Bantu Saudaramu! Donasimu Beri Harapan Korban Gempa di Sulawesi Barat

Awal tahun Indonesia dilanda duka karena banyak bencana yang sedang menimpa negeri ini. Salah satunya bencana alam gempa bumi di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Akibat dari gempa bumi ini menelan banyak korban jiwa dan kerugian dengan nominal yang tidak sedikit. Mari salurkan bantuan untuk saudara di Sulbar dengan memberi donasi untuk korban gempa

Gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat

Dua gempa berkekuatan besar telah mengguncang kawasan Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dalam dua hari berturut-turut. Diawali gempa pada hari Kamis (14/1/2021) pukul 14.45 WITA dengan kekuatan M 5,9. Lalu disusul gempa dengan kekuatan lebih besar kembali esoknya,pada Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 WITA.

Belum sampai situ, menurut analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan hingga tanggal 18 Januari 2021 pukul 12.30 WIB sebagai hari kelima berturut-turut rangkaian gempa terjadi di kawasan ini, dan tercatat merupakan gempa ke-39.

Seperti rentetan gempa sebelumnya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mamuju-Majene dengan mekanisme pergerakan naik atau dikenal thrust fault. Walaupun gempa ini menimbulkan guncangan yang dirasakan di Majene dan Mamuju dalam skala intensitas II MMI, namun beruntungnya tidak berpotensi terjadinya tsunami. Tapi kerusakan parah terjadi dan membutuhkan donasi untuk korban gempa. 

Korban Gempa Bumi

Dilansir dari laman resmi BNPB, data pada Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB tercatat tiga korban jiwa meninggal dunia dan 24 orang luka-luka. Sementara sejumlah 2.000 warga yang terdampak mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik juga masih padam pasca terjadinya gempa.

Data terbaru menyebutkan, sampai dengan Sabtu (16/1) pukul 06.34 WIB tercatat sekitar 637 orang mengalami luka ringan, 189 warga mengalami luka berat, dan 15.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene. Sebanyak 42 jiwa dinyatakan meninggal dunia.

Tim Wahana Visi Indonesia (WVI) saat ini tengah berjuang membantu membantu proses evakuasi dan warga di pengungsian. Arus donasi untuk korban gempa seperti sembako, selimut dan tikar, tenda, pelayanan medis dan terpal menjadi kebutuhan mendesak. Atas demikian, WVI memberikan bantuan berupa pemberian tenda serta terpal. Sebagai Organisasi fokus pada anak, WVI memberikan pendampingan psiko-sosial dan perlindungan anak serta pendidikan darurat untuk anak.

Bekerja sama dengan Yayasan Karampuang Mamuju, Tim Wahana Visi Indonesia telah menyalurkan kurang lebih 100 paket pada 17 Januari 2021. Paket berisi berupa perlengkapan pengungsian sprei terpal, tikar, selimut, sarung, senter, dan sebagainya. Namun hal itu belum cukup, sebab saudaramu di Sulbar masih membutuhkan tangan-tangan ringan yang bersedia memberi bantuan mereka.

Berikan harapan pada saudaramu di Sulbar dengan berdonasi. Mulai dari Rp25.000 kamu sudah mampu membuat saudaramu tersenyum lagi. Langsung saja scan barcode QRIS di halaman website https://wahanavisi.org/ untuk menyalurkan donasimu kepada para korban jiwa di Sulawesi Barat. Satu rupiah darimu sangat berharga untuk menghapus air mata mereka.

Bantuan donasi untuk korban gempa darimu akan didistribusikan ke beberapa titik, mulai dari Kalukku, Mamuju, Desa Karampuang, Tapalang, Botteng Utara, Dungkait, dan sekitarnya. Sisanya akan dibagikan ke pengungsi di sekitar kantor Yayasan Karampuang dan juga rekan petugas medis di posko pengungsian.

Demikian paparan informasi apa yang sebenarnya terjadi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Mereka juga saudara kita yang tengah membutuhkan uluran tanganmu. Tim Wahana Visi Indonesia (WVI) mengajak siapapun untuk peduli dan membantu saudara-saudara di Sulawesi Barat. Doa dan bantuan ditunggu oleh saudara kita.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar