Senin, 29 Juni 2020

Masalah Listrik di Perkantoran

Masalah Listrik di Perkantoran

Gangguan pada listrik di perusahaan atau industri akan sangat merugikan karena pekerjaan akan terhambat akibat gangguan tersebut. Berikut ini beberapa penyebab permasalahan dan gangguan listrik yang sering terjadi.

1. Pemakaian Arus Listrik Melebihi Daya

Daya listrik di setiap rumah berbeda-beda. Ada yang 450 watt, 900 watt, dan 1300 watt, bahkan lebih. Jika daya listrik semakin besar, maka semakin banyak jumlah alat elektronik yang bisa dinyalakan dalam waktu bersamaan.

Sebaliknya, jika arus listrik semakin kecil, maka jumlah alat elektronik yang bisa dinyalakan pun juga terbatas. Oleh karena itu, cari tahu besarnya daya listrik yang dipasang di rumah Anda.

Apabila jumlah dayanya hanya 900 watt, itu berarti Anda harus membatasi jumlah penggunaan alat-alat elektronik untuk menghindari arus listrik turun.

2. Ada yang Salah dengan Instalasi atau Pemasangan Kelistrikan

Pemasangan arus listrik tidak boleh asal-asalan. Jika terjadi kesalahan instalasi, maka arus listrik di rumah Anda akan sering turun. Guna mengatasinya, Anda bisa memanggil ahli kelistrikan atau PLN untuk memeriksa jenis kesalahan yang ada saat proses instalasi.

Proses pengecekan ini membutuhkan biaya. Jadi, Anda harus menyediakan uang ekstra ketika PLN datang ke rumah untuk memeriksa kondisi listrik secara keseluruhan.

3. MCB Listrik Sedang Bermasalah

Mini Circuit Breaker (MCB) adalah alat yang berguna untuk memutuskan sambungan arus listrik saat kelebihan beban. Apabila MCB rusak, listrik di rumah Anda tidak akan pernah hidup sebelum MCB diperbaiki. Oleh karrena itu, rawat MCB dengan baik. Jika perlu, lakukan pengecekan secara berkala khususnya saat arus listrik turun atau tiba-tiba mati. Apabila MCB sudah rusak, Anda bisa segera menggantinya dengan yang baru.

4. Pemasangan Sekring Kurang Kencang

Penyebab lainnya ada pada sekring. Jika pemasangan sekring longgar, kemungkinan besar listrik jadi mudah terputus, baik karena sekring terlalu panas atau karena arus listrik yang terlalu berat. Untuk pilihan terbaik, Anda bisa menggunakan kotak circuit breaker otomatis sebagai pengaman. Pemasangan kotak sekring sangat mudah, bahkan Anda bisa memasangnya sendiri di rumah. Tapi, dengan catatan kalau arus listrik di rumah Anda harus dimatikan terlebih dahulu untuk menghindari adanya korslet.

5. Kabel Listrik yang Tidak Sesuai Standar

Kabel yang digunakan untuk listrik di rumah-rumah memiliki standar tertentu. Ada yang menurut standar PLN dan ada juga menurut standar SNI. Dalam instalasi listrik, ada tiga kabel yang paling sering digunakan, yaitu kabel NYA, NYM, dan NYY. Ukuran dan jenis kabel yang akan digunakan sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas daya listrik di rumah. Besarnya kabel arus pengantar harus lebih besar dari rating MCB-nya. Jika Anda tidak tahu-menahu mengenai standarisasi kabel untuk listrik di rumah, lebih baik hubungi PLN untuk membantu memilihkan kabel yang tepat.

Untuk keperluan berbagai kebutuhan dan permasalahan ketenaga listrikan kita dapat menggunakan konsultan yang kompeten dibidangnya. Menggunakan jasa pada perusahaan konsultan kelistrikan akan membuat pemasangan listrik lebih tepat sehingga minim gangguan dan dapat hemat listrik. Sangat cocok untuk pelaku usaha sehingga dapat melakukan penghemat listrik untuk gedung perkantoran.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar