Minggu, 15 Desember 2019

Penyebab Dismenore

Penyebab Dismenore

Rasa nyeri saat haid tidak selalu berbahaya bagi tubuh Anda. Namun Anda juga tidak boleh menganggap remeh rasa nyeri tersebut. Bila rasa nyeri Anda dapat sembuhkan dengan menggunakan beberapa cara mengatasi dismenore, berarti rasa tersebut tergolong normal. Berikut saya akan menjelaskan mengenai penyebab dan pengobatan dismenore.

Penyebab Dismenore

Dismenore dapat terjadi disebabkan oleh adanya penebalan di dalam rahim sebagai tempat menempelkan sel telur yang sudah dilakukan pembuahan. Bila dalam waktu satu bulan tidak adanya sel telur yang menempel, akhirnya lapisan yang menebal tersebut secara perlahan akan meluruh. Aktivitas tersebut yang biasa dikenal dengan siklus haid atau menstruasi.

Kemudian rahim akan meluruh untuk melepaskan dinding yang menebal di dalam rahim. Saat rahim melakukan tugasnya untuk meluruh, akan memberikan dampak pada peredaran oksigen menuju rahim. Kondisi tersebut membuat rasa nyeri di rahim mulai terasa.

Saat bersamaan dengan meluruhnya lapisan di rahim, tubuh Anda akan melepaskan sebuah hormon. Hormon tersebut bernama prostaglandin. Bahkan hormon tersebut akan selalu mengalami peningkatan. Dengan adanya aktivitas tersebut akan membuat rasa nyeri menjadi semakin kuat dan intens. Biasanya kondisi ini akan terjadi sebelum darah haid keluar. 

Kondisi ini dapat dikatakan sebagai rasa nyeri yang tergolong normal dan juga aman bagi rahim Anda. Namun perlu Anda imbangi dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Hal ini bertujuan agar Anda tidak merasakan penyakit yang membahayakan rahim Anda.

Pengobatan Dismenore 

Anda dapat melakukan pengobatan untuk mengatasi dismenore dengan sangat mudah. Anda hanya perlu menerapkan beberapa pengobatan sebagai berikut.

  1. Istirahat teratur dan secukupnya.
  2. Melakukan kompres pada rahim Anda.
  3. Mengkonsumsi air hangat. 
  4. Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.
  5. Menghindari merokok.
  6. Banyak mengkonsumsi jamu kunyit asli.
  7. Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium.
  8. Hindari stres berkepanjangan. 
  9. Menggunakan pad iFree untuk meredakan rasa nyeri. 
Sakit perut saat haid, apakah berbahaya? Jawabannya belum tentu. Bila rasa nyeri Anda dapat diatasi dengan beberapa pengobatan dismenore, maka masih tergolong aman. Namun bila rasa nyeri tersebut berlangsung terus – menerus, maka Anda harus segera memeriksanya ke dokter. 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar