Selasa, 21 Mei 2019

Tips Desain Kaos Distro yang Laku Dipasaran

Tips Desain Kaos Distro yang Laku Dipasaran

Kaos distro adalah jenis pakaian yang diketahui memiliki kualitas yang lebih bagus dari produk sejenis yang dijual secara umum. Selain itu, kaos distro biasanya memiliki ciri khas atau karakteristik yang membedakannya dari produk lain. Gambar kaos distro memiliki kualitas yang bagus karena menggunakan alat print dan bahan yang berkualitas.

Ciri khas tersebut bisa terlihat dari jenis desain yang digunakan atau mungkin nilai dan pesan yang disampaikan melalui produk-produk yang dijualnya. Itulah mengapa untuk dapat memiliki bisnis distro pakaian, penting untuk kamu merumuskan seperti apa gambar kaos distro ataupun desain yang harusnya kamu buat.

Berbicara mengenai desain kaos, tentu tidak lepas dari inspirasi, target pembeli, dan tentunya selera. Jika kamu ingin produk kaos distro yang kamu jual laku di pasaran, ketiga hal di atas harus kamu definisikan dengan baik terlebih dahulu. Artinya, kamu harus memiliki inspirasi desain yang menarik, kemudian kamu tentukan siapa yang akan menjadi target desain ini, dan tambahkan nilai selera untuk meningkatkan penjualannya. 

Nyatanya, itu saja pun tidak cukup. Ada beberapa cara lain yang perlu kamu pertimbangkan untuk menghasilkan kaos distro untuk bisnis kamu. Sudahkah kamu tahu apa saja cara-cara tersebut? Jika kamu penasaran mengenai langkah-langkah dalam cara desain kaos distro ini, maka simak pemaparannya di bagian berikut.

Tentukan Target Pasar dari Kaos Distro
Hal pertama yang harus kamu rumuskan sebelum mendesain kaos distro adalah siapa yang akan membeli kaos yang akan kamu buat. Jika kamu ingin menargetkan siswa SMA, maka pastikan fokus untuk menarik siswa SMA membeli produk dengan desain yang dekat dengannya. Begitu juga jika kamu menargetkan pembelinya adalah mahasiswa atau mungkin ibu muda, bisa siapa saja.

Lakukan Riset Kecil untuk Mengetahui Preference Target
Setelah kamu menentukan target, penting untuk kamu mengetahui apa yang disukai (preference) dari target pasar tadi. Lakukan riset kecil melalui survey atau tanya jawab dengan responden yang adalah target untuk mengetahui informasi ini. Informasi yang kamu dapatkan dapat digunakan untuk menjadi inspirasi dalam mendesain kaos distro.

Lakukan Riset untuk Mengetahui Brand yang Disukai Target Pasar
Tidak cukup dengan tahu apa yang disukai oleh target, kamu pun harus tahu jenis brand produk kaos distro yang sedang digandrungi oleh target. Jadikan brand ini sebagai dasar pijakan. Lihat apa yang menarik dari brand tersebut dan apa yang kurang menarik untuk kamu modifikasi dan jadikan senjata andalan.

Temukan Inspirasi dan Visualisasikan dalam Beberapa Desain
Sudah cukup menemukan inspirasi, kini waktunya kamu melakukan visualisasi. Buat visualisasi ide desain kamu ke dalam beberapa desain. Jangan hanya satu desain saja, sebaiknya kamu membuat sekitar 15-20 desain dari inspirasi awal.

Sortir Desain yang Hingga Setengahnya
Setelah terkumpul sejumlah desain, maka kamu dapat menyortir mana yang sepertinya kurang kuat untuk menarik pembeli. Sortir hingga mendapatkan sisa setengahnya saja. Atau sekitar 7 – 10 desain.

Kembali Sortir dengan Meminta Pendapat
Lagi-lagi kamu dapat menyortir desain yang masih tersisa. Kali ini sortir dengan bantuan penilaian atau pendapat dari orang di sekitar kamu yang merupakan target pasar juga. Kurangi hingga tersisa 1 atau 2 desain saja.

Dapatkan Desain Terbaik dan Tentukan Warna Dasar Kaos yang Tepat
Setelah mendapatkan desain yang diinginkan, kini kamu sudah dapat menggunakannya untuk dicetak di kaos yang digunakan. Satu lagi yang kamu harus putuskan sebelum mulai proses desain adalah apa warna kaos yang tepat untuk warna desain yang sudah diputuskan. Setelahnya kaos distro kamu siap diproduksi.

0 komentar:

Posting Komentar