Senin, 08 Oktober 2018

Penjelasan Sparkling Water Sama Baiknya Dengan Air Mineral

Penjelasan Sparkling Water Sama Baiknya Dengan Air Mineral

Menenggak air berkarbonasi atau sparkling water memang terasa lebih menyegarkan.

Para pakar kesehatan menyebut berbagai fakta menakjubkan dari minuman ini, misalnya tidak mengandung gula, tidak mengandung kalori, dan tidak mengandung bahan tambahan lainnya.

Namun, mitos beredar menyebut air yang memiliki kandungan karbondioksida ini dapat mengikis gigi dan tulang. Lalu, apakah air berkarbonasi sama baiknya dengan air mineral?

Meski belum ada banyak penelitian terkait hal ini, beberapa penelitian menunjukkan bahwa air berkarbonasi sama seperti air mineral. Ini masuk akal, mengingat air berkarbonasi hanyalah air biasa yang dialiri gelembung gas karbondioksida.

Dilansir Live Science, Kamis (19/4/2018), gelembung-gelembung inilah yang membuat Anda merasa lebih cepat kenyang dan akan mengganggu pencernaan bila diminum dengan cepat.

Satu penelitian kedokteran olahraga menunjukkan bahwa banyak orang tidak cepat haus bila mereka mengonsumsi air berkarbonasi.

Namun, penelitian berbeda menunjukkan anak-anak yang minum minuman karbonasi lebih cepat merasa haus dibanding anak-anak yang tidak meminumnya.

Kedua penelitian tersebut mungkin berhubungan dengan berapa banyak air yang diminum.

Kemudian, mitos yang menyebut air berkarbonasi dapat mengikis tulang rupanya sama sekali tidak ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikannya.

Di sisi lain, ada beberapa fakta yang membuktikan air karbonasi dapat mengikis email gigi Anda. Menurut sejumlah penelitian, penyebabnya adalah asam karbonat.

Asam karbonat yang muncul karena air dan gas karbon inilah yang memberi efek berkilau di air dan sedikit rasa tajam. Penelitian telah menemukan bahwa asam karbonat dapat mengikis enamel gigi dalam jangka waktu yang lama.

Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda dapat menambahkan perasan jeruk yang mengandung asam sitrat pada minuman berkarbonasi.

Jadi, air berkarbonasi adalah pengganti H2O yang ramah untuk tubuh. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS lebih menganjurkan untuk meminum air berkarbonasi daripada soda manis. Dengan catatan, tidak menambahkan gula, garam, atau bahan tambahan lain yang justru dapat menimbulkan masalah kesehatan.

0 komentar:

Posting Komentar